BANYUASIN, Beritasriwijaya.com — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar apel gabungan di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Rabu (18/2).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP, dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuasin.
Dalam amanatnya, Wabup Netta Indian menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan apel terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh ASN.
“Kita akan memasuki bulan puasa. Untuk itu, mari kita saling memaafkan agar dalam menjalani ibadah puasa nanti kita senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT. Sambut bulan suci Ramadan yang penuh ampunan ini dengan hati yang bersih, lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk bersyukur karena masih diberikan kesempatan bertemu dengan Ramadan tahun ini.
“Kita patut bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk berjumpa dengan bulan Ramadan. Banyak saudara-saudara kita yang tidak sempat menemuinya. Oleh karena itu, manfaatkan Ramadan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan memperbanyak muhasabah, memohon ampun kepada Allah SWT, serta meningkatkan amal dan ibadah,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan bahwa Bupati Banyuasin telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 0092/SE/BKPSDM/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang jam kerja ASN selama bulan Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Adapun pengaturan jam kerja tersebut yakni:
Senin hingga Kamis: pukul 08.00–15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00–12.30 WIB.
Jumat: pukul 08.00–15.30 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30–12.30 WIB.
Sementara itu, bagi perangkat daerah yang menerapkan enam hari kerja, seperti rumah sakit dan puskesmas, diminta agar mengatur jadwal pegawai secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Pengurangan jam kerja selama Ramadan merupakan bentuk toleransi agar ASN dapat berbuka bersama keluarga. Namun demikian, produktivitas, disiplin, dan semangat kerja harus tetap terjaga. Jadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah. Insya Allah, setiap tugas yang dilaksanakan dengan ikhlas demi pelayanan kepada masyarakat akan bernilai pahala di sisi Allah SWT,” tutupnya. (ydp)









