Seribu Meter Jalan Belum Miliki Tiang Listrik, Warga Galang Tinggi Minta PLN Bertindak

BANYUASIN,  Beritasriwijaya.com Puluhan warga di Jalan P2KP RT 014/RW 003 Desa Galang Tinggi, Kecamatan Banyuasin III, kembali meluapkan keluhan mereka terkait sulitnya mendapatkan akses listrik layak. Meski jumlah rumah di kawasan itu terus bertambah dan permukiman semakin berkembang, fasilitas kelistrikan justru masih tertinggal jauh.

 

Warga mengaku sudah bertahun-tahun menunggu pemasangan tiang listrik, namun hingga kini belum ada kepastian. Akibatnya, siapa pun yang ingin memasang listrik terpaksa menarik kabel dari tiang terdekat dengan jarak sekitar 200 meter. Kondisi ini membuat biaya pemasangan melambung hingga dua kali lipat dari tarif normal.

 

“Mau hidupkan lampu saja kami harus keluar biaya yang tidak masuk akal. Kabelnya jauh sekali. Kami mohon PLN lihat kondisi kami,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa saat berbincang dengan wartawan.

Keluhan serupa turut disampaikan warga lainnya. Mereka mengatakan bahwa listrik memang tersedia, namun aksesnya mustahil dijangkau tanpa mengeluarkan biaya besar. Situasi ini dinilai tidak layak untuk permukiman yang kini dihuni lebih dari 30 rumah.

 

Ironisnya, sepanjang jalan permukiman yang mencapai kurang lebih 1.000 meter itu, tidak satu pun tiang listrik berdiri untuk menopang jaringan masuk ke rumah-rumah warga. Padahal listrik merupakan kebutuhan dasar, bukan fasilitas tambahan.

 

Kepala Desa Galang Tinggi, Mulyadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak desa telah mengajukan proposal resmi ke PLN agar pemasangan tiang listrik bisa segera dilakukan.

 

“Warga jelas keberatan. Biaya mereka jadi tinggi karena tidak ada tiang. Kami minta PLN turun melihat langsung kondisi lapangan,” kata Mulyadi.

 

Warga berharap proposal yang diajukan tidak hanya menjadi berkas yang mengendap, tetapi benar-benar ditindaklanjuti. Mereka menilai ketiadaan tiang listrik bukan hanya soal teknis, tetapi sudah menghambat aktivitas harian—mulai dari usaha rumahan, penerangan malam hari, hingga proses belajar anak-anak.

 

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari PLN. Bagi mereka, hak atas listrik adalah hak dasar yang seharusnya didapat tanpa harus menanggung beban biaya berlipat. (ydp)

Pos terkait