Sidak DLH Bongkar Fakta: Limbah Tahu Sumedang Terkelola Baik, FP2KP Sebut Layak Jadi Contoh

BANYUASIN, Beritasriwijaya.com Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap salah satu rumah makan tahu Sumedang. Dalam kegiatan tersebut, tiga orang petugas turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sistem pengelolaan limbah.

Dari hasil pemeriksaan, DLH menilai bahwa pengelolaan limbah di rumah makan tersebut sudah tergolong baik. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tersedia dan dalam kondisi tertata dengan rapi.

Manajer rumah makan, Herman, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan. Ia menegaskan kesiapan untuk melakukan perbaikan apabila masih ditemukan kekurangan dalam pengelolaan limbah.

“Kalau memang masih ada yang perlu dibenahi, kami siap menerima masukan,” ujarnya.

Berdasarkan temuan di lapangan, sistem pengolahan limbah sudah dilengkapi dengan penampungan, penyaringan, serta proses penyortiran. Limbah juga diolah kembali agar tetap higienis, termasuk melalui penggunaan bahan pengurai bakteri.

DLH pun menyatakan bahwa secara umum hasil sidak menunjukkan kondisi yang baik dan pengelolaan limbah telah berjalan sesuai ketentuan.

Ketua FP2KP, Darmadi, turut memberikan apresiasi atas hasil tersebut. Ia menilai pengelolaan limbah di Rumah Makan Tahu Sumedang sudah sangat baik dan layak menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.

“Ini patut diapresiasi tinggi. Pengelolaan limbahnya sudah baik, dan saya kira Rumah Makan Tahu Semedang bisa menjadi contoh bagi rumah makan lain, khususnya di Banyuasin,” ujar Darmadi. (ydp)

Pos terkait