EcoVoice Palembang Serukan Pengelolaan SDA Berbasis Islam demi Kemaslahatan Rakyat

PALEMBANG, BERITASRIWIJAYA.COM – EcoVoice Palembang menyerukan perubahan paradigma dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) agar lebih mengutamakan kemaslahatan rakyat dan perlindungan lingkungan. Seruan tersebut disampaikan dalam kampanye terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, Minggu (11/10/2026) pukul 16.30 WIB.

Dalam kampanye tersebut, anggota EcoVoice, Andri, membacakan pernyataan sikap yang menyoroti persoalan karhutla serta pentingnya evaluasi terhadap tata kelola hutan dan sumber daya alam.

EcoVoice menilai, persoalan karhutla tidak cukup ditangani melalui langkah-langkah teknis semata. Menurut mereka, diperlukan perubahan mendasar dalam paradigma pengelolaan SDA yang selama ini dinilai terlalu berorientasi pada keuntungan ekonomi.

“Mengubah paradigma pengelolaan negara dan SDA yang berorientasi pada keuntungan ekonomi semata menuju pengelolaan berdasarkan syariat Islam demi kemaslahatan rakyat,” demikian seruan yang disampaikan EcoVoice dalam pernyataan sikapnya.

Selain menyoroti tata kelola lingkungan, EcoVoice juga mengangkat konsep kepemilikan umum atau milkiyyah ‘ammah dalam Islam. Melalui konsep tersebut, mereka mendorong agar sumber daya alam yang termasuk dalam kategori kepemilikan umum dikelola sesuai prinsip syariat Islam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Pesan tersebut turut disampaikan melalui poster bertuliskan, “Bumi Milik Allah, Kelola dengan Islam Kaffah!”

Melalui kampanye ini, EcoVoice mengajak masyarakat menjadikan persoalan karhutla sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong evaluasi terhadap kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

EcoVoice berharap pengelolaan SDA tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pos terkait