Miris ! Hamparan Panorama Eksotis Tanjung Senai Tercoreng Sampah Pengunjung

OGAN ILIR, BERITASRIWIJAYA.COM — Keindahan panorama Tanjung Senai kini tengah menjadi primadona. Hamparan padang rumput super luas yang membentang hijau bak padang stepa di Eropa itu ramai diserbu wisatawan, khususnya warga Ogan Ilir yang ingin menikmati senja.

Berlokasi tepat di depan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, kawasan ini memang menyuguhkan dua wajah eksotis. Saat musim hujan, hamparan ini menjadi rawa luas tempat ratusan kerbau berendam. Namun saat kemarau tiba, ia berubah menjadi karpet hijau yang sangat indah dan instagramable.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, keindahan itu kini tercoreng ulah tangan-tangan kotor.

Pantauan di lapangan, di sejumlah titik padang rumput tersebut kini dipenuhi tumpukan sampah plastik, bekas makanan dan minuman yang dibuang sembarangan oleh oknum pengunjung. Ironisnya, pemandangan jorok ini tepat berada di depan pusat pemerintahan Ogan Ilir, di KPT Tanjung Senai yang seharusnya menjadi wajah dan etalase kabupaten.

Kondisi ini pun menuai keluhan dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Iswadi, warga Indralaya mengaku sangat menyayangkan rendahnya kesadaran wisatawan.

“Sangat disayangkan, tempat seindah ini dirusak oleh kesadaran yang minim. Datang untuk menikmati keindahan, tapi meninggalkan jejak sampah yang merusak. Padahal ini wajah kabupaten kita sendiri,” ujar Iswadi.

Ia juga menyoroti minimnya fasilitas kebersihan di lokasi wisata dadakan tersebut.

“Selain kesadaran pengunjung, hendaknya pemerintah juga memberi fasilitas kotak sampah permanen di tepian trotoar. Jadi pengunjung tidak bingung mau buang sampah di mana. Kalau ada tempat sampahnya yang jelas dan permanen, pasti orang akan lebih tertib,” tambahnya.

Mengingat lokasi tersebut berada tepat di depan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai yang menjadi etalase Kabupaten Ogan Ilir, diharapkan ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas pendukung kebersihan serta kesadaran pengunjung untuk membawa kembali sampahnya demi menjaga keindahan dan kelestarian objek wisata tersebut.(ry)

Pos terkait