Kadisdikbud Ogan Ilir Pastikan MPLS Ramah, Kenalkan Program Bus Field Trip Gratis untuk Siswa

OGAN ILIR, BERITASRIWIJAYA.COM Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi, melakukan pemantauan langsung hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Ogan Ilir guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan memberikan kesan positif bagi peserta didik baru.

 

Dalam kunjungannya, Sayadi menegaskan bahwa Disdikbud Ogan Ilir telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan agar siswa baru disambut dengan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan.

 

“Kami datang untuk memastikan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru berjalan sesuai yang diharapkan. Pemerintah sudah menganjurkan dan kami juga telah mengeluarkan surat edaran agar siswa baru diterima dengan cara yang ramah,” ujar Sayadi.

 

Ia menjelaskan, seluruh siswa yang diterima di SMP Negeri 1 Ogan Ilir telah melalui proses seleksi sesuai jalur yang ditetapkan, mulai dari jalur prestasi, domisili hingga mutasi orang tua.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Ogan Ilir menerima sebanyak tujuh rombongan belajar (rombel) dengan jumlah sekitar 37 siswa per kelas.

 

Menurut Sayadi, pelaksanaan MPLS yang berlangsung selama lima hari harus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus membangun kepercayaan orang tua terhadap sekolah.

 

“Masa pengenalan lingkungan sekolah harus berlangsung ramah dan menyenangkan sehingga anak-anak termotivasi untuk semangat bersekolah. Ini juga penting untuk memberikan kepercayaan kepada orang tua,” katanya.

 

Selain meninjau pelaksanaan MPLS, Sayadi juga memperkenalkan program unggulan Disdikbud Ogan Ilir berupa Bus Field Trip Ogan Ilir Explore yang disediakan khusus untuk mendukung kegiatan pembelajaran di luar kelas.

 

Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa sekaligus membuka wawasan mereka melalui kunjungan ke berbagai lokasi edukatif.

 

“Kabupaten Ogan Ilir saat ini telah memiliki bus field trip khusus untuk anak-anak sekolah. Sopir, biaya operasional kendaraan, hingga konsumsi siswa juga disediakan oleh pemerintah,” ungkapnya.

 

Berdasarkan data Disdikbud Ogan Ilir, pengadaan bus field trip dilakukan secara bertahap. Satu unit bus dibeli melalui APBD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2023, kemudian ditambah satu unit lagi melalui APBD Tahun 2024. Saat ini terdapat dua unit bus yang beroperasi melayani kegiatan edukasi siswa.

 

Program tersebut pertama kali diluncurkan pada 28 Juli 2023 di SD Negeri 12 Sungai Pinang dan diresmikan langsung oleh Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, didampingi Kepala Disdikbud Ogan Ilir serta sejumlah kepala OPD.

Menurut Sayadi, jadwal kegiatan field trip disusun secara bergiliran antar jenjang pendidikan dan antar kecamatan. Operasional bus berlangsung dari Senin hingga Kamis, dengan prioritas diberikan kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah paling jauh.

 

Ia berharap program tersebut mampu memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa, khususnya yang berada di daerah pelosok dan pinggiran, untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas.

 

“Melalui kegiatan field trip ini diharapkan siswa mampu menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman nyata dalam pembelajaran, serta merasakan pengalaman yang sama seperti siswa di daerah perkotaan.”

 

Disdikbud Ogan Ilir menilai keberadaan dua unit bus field trip tersebut merupakan inovasi dan terobosan baru di bidang pendidikan. Bahkan, program itu diharapkan dapat menjadi percontohan yang nantinya bisa direplikasi oleh kabupaten, kota, maupun provinsi lain di Indonesia. (ydp)

Pos terkait