BANYUASIN, BERITASRIWIJAYA.COM – Sebuah truk bermuatan getah karet dengan nomor polisi BE 8243 SY asal Lampung tujuan Jambi terguling di Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sopir truk bernama Erwin mengaku kecelakaan terjadi saat kendaraannya melintasi jalan tersebut dan masuk ke lubang yang cukup dalam. Benturan keras diduga menyebabkan komponen per kendaraan patah sehingga kemudi tidak dapat dikendalikan.
“Mobil masuk ke jalan berlubang, lalu patah per. Stir tidak bisa dikendalikan hingga menabrak trotoar dan akhirnya terguling,” ujar Erwin saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, kondisi jalan saat kejadian sangat gelap karena lampu penerangan jalan tidak menyala. Selain itu, lubang di badan jalan juga dinilai cukup dalam sehingga membahayakan pengendara yang melintas pada malam hari.
Hingga pukul 07.00 WIB, truk masih berada di lokasi kejadian. Erwin mengaku masih menunggu kendaraan derek (towing) dan mobil pendukung untuk mengevakuasi muatan serta badan truk yang terguling.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan dan menambah penerangan di kawasan tersebut guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
“Saya berharap jalan ini segera diperbaiki dan lampu penerangan jalan bisa difungsikan. Tadi malam gelap sekali,” katanya.
Erwin juga mengakui bahwa Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin sebenarnya tidak diperuntukkan bagi truk bermuatan. Namun, ia terpaksa melintas karena kemacetan di Jalan Lintas Timur Palembang–Betung.
“Karena Jalintim macet, saya terpaksa lewat sini. Posisi malam dan jalan juga macet. Kalau siang hari pun saya tidak berani melintas lewat jalan ini,” ungkapnya.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga yang melintas, sekaligus menambah sorotan terhadap kondisi Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin yang masih ditemukan sejumlah titik berlubang dan minim penerangan pada malam hari. (ydp)







